My Story About “Panggilan”

1 Sep 2011

Lebaran kemarin, di saat orang-orang pada mudik atau liburan jalan-jalan, gw malah ikut camp SCC. Servanthood Character Camp (dulunya ESC). Nah, untuk kesekian kalinya, sesi Visi dan Panggilan Ilahi selalu yang paling menarik buat gw. Setiap ESC, Tuhan selalu ngomong tajam buat gw di sesi ini. Jadi kali ini gw mau bahas tentang panggilan.

Apa itu panggilan? Kalo menurut materi SCC yang kemarin di khotbahin, Panggilan itu artinya kerinduan yang Allah taruh di hati kita untuk mengadakan perubahan atau pertumbuhan di suatu bidang/pelayanan tertentu. Dan ada juga yang bilang, panggilan adalah suatu titik temu antara pain dan love. Maksudnya? Misalnya orang yang punya panggilan untuk anak jalanan, ketika dia melihat anak jalanan, pasti dia merasa ada beban di hati, kesedihan yang mendalam, tapi di sisi lain dia juga merasa ada belas kasihan yang besar untuk anak jalanan itu. Berbeda dengan orang yang ga punya panggilan disana, mungkin dia bisa punya rasa belas kasihan untuk anak jalanan dengan memberi uang, tapi dia ga merasa ada perasaan sedih yang mendalam. Atau juga sebaliknya, dia bisa merasa sedih, tapi ga punya rasa belas kasihan untuk mereka.

Gw bertobat dan mulai kenal Tuhan tahun 2005 akhir. Waktu itu ikut camp Champion Gathering di Puncak. Setelah lulus SPK, gw mulai ikut pelayanan sebagai tim inti di komsel dan pembina SPK. Follow up jiwa, doa komsel, pimpin ice breaker (games) di komsel, ajak temen2 fellowship, dll. Trus ga lama kemudian, gw mulai pelayanan di Tim SPK sebagai tim kreatif. Kerjaannya bikin buletin (warta), bikin poster promosi, iklan video, bikin logo SPK, bantu anak-anak yang baru lulus SPK untuk wisuda, dll. Sekitar tahun 2007 Tuhan percayain gw tanggung jawab yang baru sebagai PKS (Pemimpin KomSel). Komsel yang gw pimpin udah bermultiplikasi 2 kali, sampai akhirnya di tahun 2009 gw pindah ke Batam.

Tahun 2006, gw juga pertama kali ikut ESC sebagai peserta, dan di sesi panggilan Ilahi, Tuhan bilang ke gw: Renza adalah seorang pemimpin yang akan memulihkan banyak orang. Banyak anak muda akan dipulihkan melalui hidupmu. Kamu akan membawa kedamaian dimanapun kamu berada, mematahkan setiap roh perpecahan disana. Kamu akan memulihkan hubungan keluargamu, membawa kedamaian di keluarga dan membawa mereka ke dalam kasih Bapa. Dan Renza akan mengenalkan kasih Bapa melalui hidupnya.. Di tahun ini gw masih belum ngerti kemana panggilan gw, yang gw tau cuma taat aja sama pemimpin gw waktu itu. Disuruh bina jiwa, doain orang, kunjungan, follow up orang, pokoknya apa aja yang disuruh pemimpin gw ikutin. Pelayanan serabutan istilahnya, ga ada pilih-pilih. Hehehe.

Lalu di tahun 2007, gw ikut ESC lagi sebagai Kepala Regu. Di sesi panggilan lagi, gw berkomitmen: Aku ga akan pernah lari dari panggilan yang sudah Tuhan tetapkan. Tembok setinggi apapun akan kupanjat, badai sebesar apapun akan kuterjang, perjalanan sepanjang apapun akan kulalui. Sekali-kali aku tidak akan pergi dari panggilan Tuhan. Aku tahu ada beban untuk generasi muda di tanganku, dan aku tidak akan pernah berhenti berdoa dan berharap, sampai janji itu deigenapi dalam hidupku. Aku akan tetap setia dalam proses Tuhan, sampai ada generasi anak muda yang dibangkitkan, generasi muda yang radikal, yang takut akan Tuhan, dan memberikan hidupnya, masa depannya, segalanya untuk kemuliaan Tuhan.. Nah, di tahun 2007, gw mulai tahu ada beban buat anak muda di hati gw. Terutama untuk anak-anak yang broken home, mungkin karena gw juga dari latar belakang keluarga yang broken home kali yah. Jadi setiap gw liat anak muda yang hidupnya ga bener, ga pernah ngerasin kasih Bapa, ga punya tujuan hidup, gambar dirinya rusak, dan keluarganya berantakan, gw pasti hancur hati. Tapi masih belum jelas, mau kemana Tuhan bawa gw.

Tahun 2008, gw ikut lagi ESC sebagai Kepala Regu, kali ini yang gw dapetin: Suatu hari nanti akan ada pelayanan untuk dunia malam di Indonesia. Saat itu, dunia malam tidak lagi identik dengan narkoba, free sex, minuman keras, dll. Tapi saat itu, dunia malam akan dipenuhi dengan anak muda, mahasiswa, profesional muda, mereka yang tahu tujuan hidupnya, yang hidup dengan sungguh-sungguh takut akan Tuhan. Mereka yang mau beri hidupnya buat Tuhan. Mereka yang mau mati bagi bangsa ini, sehingga kemuliaan Allah terpancar. Dan sejak saat itu, dunia malam didamaikan dengan Allah. Dan Renza akan berdiri di tengah mereka sebagai pelopor, pemimpin, dan bapa bagi mereka. Di tahun ini, Tuhan kasih gw mimpi untuk membangun sebuah klub malam. Entah darimana bisa kepikir ide rada gila itu. Tapi gw pengen banget suatu hari nanti punya sebuah tempat dugem. Hahhahaha. Disana ada komunitas yang sejati, jadi ketika orang masuk sana, mereka ga akan terjerumus ke dunia yang salah, tapi justru malah bisa ketemu Tuhan dan kenal Tuhan. Asik kan? Dugem sambil ibadah? Hehehehe.

Nah, di tahun 2009, gw selesai kuliah. Dan pindah ke Batam. Saat itu bener-bener Tuhan bawa gw keluar dari zona nyaman gw. Di Jakarta, gw punya komunitas yang sangat kuat, temen-temen di komsel dan pelayanan yang luar biasa dan selalu ngedukung gw. Kalo soal cari kerja pun, pasti lebih gampang di Jakarta, karena banyak teman, keluarga, koneksi. Tapi setelah doa, Tuhan bilang gw harus pindah dari Jakarta. Akhirnya nyasarlah gw ke Batam. Niat awalnya sih mau cari kerja di Singapore, tapi lagi-lagi bukan kehendak gw yang jadi, tapi kehendak Tuhan. Berkali-kali setiap gw mau berangkat ke Singapore, ada aja halangannya. Singkat cerita, gw nyangkut di Batam, dan malah jadi fulltimer di gereja.Cerita lebih lengkapnya di http://renza.blogdetik.com/2010/09/13/satu-tahun-dilewati/. Saat itu, gw ga suka dengan pelayanan gw. Gw harus mulai dari nol lagi membangun pelayanan. Harus sering begadang, diomelin kalo salah padahal bukan gw yang salah, ga ada komunitas, ga ada bapa rohani. Pokoknya ga enak banget deh. Bahkan sempat kepikir untuk menyerah, dan keluar. Untung ga jadi.

Tahun 2010, gw disuruh ikut ESC lagi jadi peserta. Ya taat aja deh sama pemimpin, jadi peserta 2 kali. Hehehe. Waktu itu gw tulis lagi yang gw dapetin: Aku akan berikan seluruh hidupku untuk Tuhan. Apapun yang terjadi di masa yang akan datang, aku percaya bahwa Tuhan sediakan yang terbaik, yang aku butuhkan untuk memproses hidupku. Aku mau terus setia di dalam proses yang Tuhan berikan untuk terus membentuk karakterku menjadi seperti yang Tuhan inginkan. Sampai di hari yang telah Tuhan tentukan untuk aku berdiri menggenapi panggilan yang Tuhan berikan, menggenapi rencana Tuhan yang sudah Ia tentukan sebelum aku dibentuk dalam kandungan. Aku akan membawa dampak untuk dunia anak muda dan entertainment. Aku akan membawa banyak orang mengenal Tuhan lewat hal yang berbeda dari sebelumnya. Di tahun ini, gw mulai ngerti kalo Tuhan mau bawa bawa gw ke dunia media. Apalagi waktu gw belajar 2 bulan di Sekolah Media CBN. Disana Tuhan banyak bukain tentang dunia media. Dan gw semakin ngerti betapa besarnya pengaruh media ke masyarakat.

Jadi, dari semua hal yang gw dapetin sejak awal gw bertobat, ibaratnya kepingan-kepingan puzzle kecil yang membentuk sebuah gambar besar. Awalnya gw ga ngerti apa maksud Tuhan, dan sepertinya ga nyambung. Tapi semakin hari, gw semakin bisa melihat gambar besar dari puzzle itu, dan panggilan gw semakin tajam dan jelas. Ada hari-hari dimana gw mulai pengen lari dari panggilan, but somehow ada kasih karunia yang cukup untuk membuat gw bertahan.

Kesimpulannya:

- Kalau masih bingung dimana panggilannya, langkah pertama taat aja sama otoritas yang Tuhan kasih.

- Mulai doa dan tanya Tuhan, karena cuma dia yang tahu, bukan orang lain.

- Be original, jangan ikut-ikutan orang lain, Tuhan menciptakanmu dengan sangat unik, jadi panggilanmu pasti berbeda dibanding orang lain.

- Jangan pilih-pilih pelayanan, lakukan apa saja yang kamu bisa. Berani mencoba belajar hal-hal yang baru. Jangan suka menolak kalo diminta pelayanan.

- Keluar dari comfort zone, jangan terlena dengan segala kenyamanan yang membuatmu ga bisa maju. Take action! Jangan cuma ambil keputusan.

Sudah menemukan panggilanmu? :)

Tulisan asli di alkitab gw...

Tulisan asli di alkitab gw…


TAGS panggilan ESC SCC


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post