Future Church = Virtual Church?

7 Oct 2010

Kemarin waktu meeting staff pengabdi, penatua gw K Roy dan K Nathan ada sedikit share mengenai gereja dan pentingnya komunitas. Karena akhir-akhir ini mulai ada tanda2 dimana gereja dalam bentuk gedung akan semakin dipersulit di Indonesia. Ada isu-isu “penghijauan”, kasus gereja HKBP yang berlarut-larut, dan kasus-kasus lain yang mulai jadi semacam warning buat orang-orang percaya di Indonesia. Kalau seandainya nanti beneran terjadi dimana orang Kristen ga bisa lagi beribadah tiap minggu di dalam gedung gereja, kita harus udah siap untuk beribadah dengan cara jadul. Kembali ke esensi gereja, ecclesia, seperti jemaat mula-mula yang berkomunitas. Bukan terpaku pada tata cara ibadah, kegiatan gereja, gedung, acara, ibadah raya, program-program yang agamawi, dll. Gw ga bilang, “Mari kita tinggalkan ibadah raya hari minggu! Ga usah dateng pertemuan doa! Ga usah ikut training konselor! Ga usah ikut kelas pemuridan!!”. Bisa dipecat gw, staff pengabdi guendeng. Hahahaha. Semua itu bagus dan membangun koq, tapi bukan itu hal yang terutama dalam ke-Kristenan.

Lalu tadi pagi gw baca blognya Christian Leo, anaknya Pak Edy Leo, penatua Abbalove di (The Pastor’s Kid). Dia tulis mengenai gereja juga, jemaat mula-mula. Dan ada link juga ke postingan Frank Viola, The New Roman Road.

Hmm… Gw jadi berpikir, bener juga yah…

Coba baca Kisah Para Rasul 2:41-47, lalu bayangin jemaat mula-mula jaman dulu. Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan, mereka berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa, semua orang yang telah percaya tetap bersatu, mereka bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul TIAP-TIAP HARI dalam Bait Allah, dan TIAP-TIAP HARI Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan.

Jemaat mula-mula melakukan itu semua tiap hari. Mungkin jaman dulu mereka ga ngerti yang namanya Ibadah Raya hari Minggu, mereka ga tau apa itu Worship Leader, Singer, Pemusik, mereka ga pernah denger yang namanya Usher, dan bagi mereka istilah “altar call” itu sangat asing.

jesus_blessing_breadYesus: “Petrus, powerpoint khotbahnya koq ga muncul di LCD? Siapa sih operator multimedianya??”

Tapi bagi orang Kristen jaman sekarang?
“Hari Minggu itu harinya Tuhan, harus ke gereja!”
NOTE: Gw dulu pernah dimarahin orang tua karena hari Minggu males ke gereja, soalnya di gereja gw ngantuk banget, ga ada temen, 2 jam cuma ikutin semua yang udah tertulis di dalam selembar kertas, kaya robot aja jadinya. Hahaha

“Wah, tadi WL nya mantep banget, suaranya merduuu banget, hadirat Tuhan bener-bener kerasa tadi, singer-singernya juga asik, musiknya TOP, pokoknya ibadah hari ini MANTAP dah!”.

“Broo, sayang banget lu tadi ga dateng ibadah, pembicaranya keren abis, dia khotbahnya manteppp, ga bosen gw dengerin dia ngomong 2 jam, trus pas altar call pada tumbang semua! Hebat dah.. “

“Aduh, komsel hari ini males banget deh. PKS nya ga bisa dateng, digantiin tim inti yang ga bisa bagiin firman Tuhan. Bosen banget gw, sampe ngantuk tadi pas komsel.”

Pernah denger ga kalimat-kalimat seperti itu? Atau jangan-jangan kita sendiri yang ngomong seperti itu. Hehehe.

Kembali ke cara hidup jemaat mula-mula. Perhatikan kata TIAP-TIAP HARI yang gw bold. Di situasi dan kondisi jaman sekarang, mungkinkah kita Ibadah Raya TIAP HARI? Mungkinkah kita pertemuan komsel yang isinya doa, nyanyi, denger khotbah TIAP HARI? Mungkinkah kita bisa dateng ke gedung gereja TIAP HARI?

IMPOSSIBLE!

Jaman sekarang pekerjaan kita, kegiatan kita (sekolah, kerja, kuliah, dll), tanggung jawab kita sudah menyita banyak waktu dan tenaga, sehingga ga bakal mungkin bisa seperti jemaat mula-mula yang berkumpul setiap hari, apalagi ditambah jarak yang jauh. Karena itu, gw yakin banget kalau Tuhan membangun gereja (ecclesia) bukan untuk membuat gedung-gedung yang besar, bukan untuk membuat acara-acara ibadah yang banyak. Karena gw percaya kebenaran Firman Tuhan, prinsip Kerajaan Allah, pastinya BISA diterapkan dan diaplikasikan dalam segala situasi, segala kondisi, segala jaman. Pelayanan Yesus adalah pelayanan yang fokusnya kepada manusia, bukan kepada acara.

Tapi…
Tau ga? Jaman sekarang ada cara dimana waktu, jarak, dan kesibukan kita ga menjadi masalah lagi. Ada cara dimana kita bisa saling “bertekun dalam pengajaran rasul-rasul”, saling mendoakan, saling membagikan pengalaman bersama Tuhan, saling menguatkan, saling memberi inspirasi tanpa terhalang oleh waktu dan jarak. Kapanpun, dimanapun, siapapun.
Cuma sayangnya masih sedikit orang percaya yang menyadarinya. Bahkan gw sendiri walopun udah sekitar hampir 4 tahun ini menggunakannya, masih belum sadar akan kehebatannya yang sebenarnya kalo alat ini dipakai oleh orang-orang pengikut Kristus.

Ya, alat itu sedang anda gunakan saat ini…

INTERNET

Indomie, TEloR, korNET…
Ups, bukan itu… :p
Email, Yahoo Messenger, MSN Messenger, Blackberry Messenger, Facebook, Friendster, Twitter, Plurk, dan tentunya BLOGS.
Udah hampir 4 tahun sejak gw pertama kali nulis blog dan jadi seorang blogger. Yah walaupun nulisnya tergantung mood yang seperti hujan di Batam, ga jelas kapan datangnya, tapi blog gw udah lumayan banyak pembaca setianya, walopun masih malu-malu (narsissss!!).

Sayangnya, kebanyakan orang terutama anak Tuhan bukannya memanfaatkan internet untuk membagikan prinsip Kerajaan Allah, malah dipengaruhi oleh internet. Pornografi masih menjadi konten terbesar yang paling banyak diakses dan dicari di internet pada saat ini. Ada ekstrim dari pengikut Kristus yang melarang orang untuk menggunakan internet. Orang yang suka buka facebook dilarang, yang suka chatting diomelin, yang sering update status disindir-sindir. Kita membiarkan internet dikuasai oleh dunia, dan memilih untuk cuma sekedar ikut-ikutan dunia di internet dengan facebook, chat, email, twitter, dll supaya dibilang gaul dan ga ketinggalan jaman.

bebek

Tuh kan, saking hebatnya pornografi sampe babi, ayam, bebek juga terjun di dunia ini.

Mau sampai kapan?

Padahal internet sekarang bukan barang yang mahal lagi.
Dengan handphone 300 ribuan udah bisa buka facebook, kalo pake kartu Three cukup bayar 25 ribu per bulan untuk internet sepuasnya (promosi neeh, ayo pake kartu Three. Mau? :p), atau kalo mau gratis tinggal ketik 0.facebook.com di browser handphone.

Come on guys! Internet adalah media dimana sebuah ide, cerita, kesaksian, informasi, pengalaman hidup bisa tersebar dengan cepat dan luas dalam hitungan detik. Pasti tau dong tentang Sinta dan Jojo “Keong Racun”, atau Justin Bieber yang jadi ngetop awalnya lewat internet? Bayangin kalo semua anak Tuhan suka membagikan pengalaman hidup mereka lewat internet, lama-lama pornografi bisa kalah.

Jangan taruh lampu di bawah kolong meja. Jangan simpan sendiri kemuliaan Tuhan dalam dirimu. Letakkan terangmu di tempat tertinggi yang mampu kau capai, supaya terang itu bisa menerangi banyak tempat-tempat yang gelap.

Gw membayangkan, mungkin gereja masa depan adalah gereja di dunia maya. Mungkin dunia bisa melarang kita beribadah di gereja, tapi ga mungkin ada yang bisa melarang kita untuk berkomunitas lewat internet. Kita akan bisa “berkumpul” untuk bertekun dalam pengajaran rasul-rasul, bisa saling mendoakan, saling menguatkan, saling berbagi pengalaman hidup, saling bernubuat SETIAP HARI lewat internet.

So, my advice is…

1. Mulai aktifkan facebook dan twitter anda. Bagikan pengalaman hidup dan kata-kata kebenaran firman Tuhan yang anda dapatkan ke orang lain. Paling cuma butuh beberapa menit untuk update status, posting tweet, comment status teman yang lagi membutuhkan firman Tuhan, nulis doa dan kata penghiburan di wall teman, dll. Kalo belum punya facebook dan twitter, ayo buruan buat! Jangan mau ketinggalan.

2. Mulai buat blog pribadi. Ada banyak blog gratis yang bisa dipakai dan sangat mudah digunakan, blogdetik.com, wordpress, blogspot, dll. Ceritakan pengalamanmu bersama Tuhan. Blog ini juga sangat berguna untuk jurnal pribadi, jadi setiap kejadian penting dalam hidupmu bisa terdokumentasi. Seandainya suatu saat nanti mau membuat buku biografi, tinggal ambil dari blog aja bahannya. Atau kalo ga ada niat buat buku, ya minimal blogmu bisa jadi pelajaran hidup buat orang lain yang membacanya, dan buat anak cucu nantinya. Selain itu, blog juga abadi. Kalo kita udah meninggal, blog kita akan terus ada. Kita boleh ga ada lagi di dunia, tapi cerita hidup kita akan terus menjadi dampak dan memberkati orang lain.

Kalo butuh bantuan, just contact me.. :D
God bless^^


TAGS


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post