Satu tahun dilewati

13 Sep 2010

Hari ini tepat setahun sejak gw di release dari A2G Mahasiswa Barat (dulu G.O.D). Ga terasa, waktu cepat sekali berlalu. Kayanya masih segar banget di ingatan, masa-masa gw berjemaat di Abbalove dulu. Pertama kalinya diterima dan dikasihi di komsel, merasakan kasih Bapa di CG, ngalamin pelatihan karakter di ESC, diproses lewat pelayanan jadi PKS n tim kreatif SPK, sampai akhirnya suatu saat harus pindah ke Batam, dan di release dari ibadah raya A2G Mahasiswa Barat.

Di Batam juga kembali harus mengalami proses yang ga enak, bener-bener keluar dari zona nyaman. Yang dulunya punya banyak temen-temen di komunitas, hubungan dengan teman pelayanan yang sangat kuat, punya banyak mentor, bapa rohani yang luar biasa, karir dalam pelayanan yang bisa dibilang juga udah cukup jelas, tiba-tiba harus pindah ke Batam, dan memulai semuanya dari nol lagi.

Datang ke gereja dengan semangat 45, dengan harapan tinggi untuk bisa langsung terjun dalam pelayanan, bergabung di komunitas, cari banyak temen-temen yang sevisi. Ternyata sangat jauh dari harapan. Harus berjuang dengan keras, melawan rasa kecewa dan keinginan untuk berhenti, belajar memiliki respon yang benar dan keinginan kuat untuk bisa masuk dalam komunitas, mulai mencari orang-orang yang bisa nyambung, bahkan untuk mulai pelayanan harus mulai dengan cara yang bener-bener ga terpikir sama sekali, JADI FULLTIMER! Hahahaha. Sama sekali ga pernah terbayangkan oleh gw untuk bekerja sepenuh waktu untuk gereja.

Dulu gw berpikir masa-masa 4 tahun gw melayani di Abbalove udah cukup sebagai pelatihan gw, dan ketika gw pergi gw tinggal masuk ke medan perang. Tapi ternyata Tuhan masih belum berhenti melatih gw, bahkan ketika udah masuk ke medan perang pun Dia masih terus menerus melatih gw.

Phew. Entah berapa kali gw berkata “mau berhenti”, “menyerah”, “keluar”, “ga mau lagi”, dan lain sebagainya. Tapi selalu ada suara kecil yang terus berbisik untuk gw tetap bertahan, yang bilang “tinggal sedikit lagi”, “jangan menyerah”, “kamu pasti bisa”.

Tapi semua proses itu membuat gw mengerti apa maksud Tuhan dibalik semuanya. Seandainya gw tetap di Jakarta, mungkin gw masih terus menerus tinggal di zona nyaman, tinggal ikutin program dan spiritual journey yang ada, tinggal gunain fasilitas yang udah lengkap. Ya tetap diproses, tapi ga seberapa dibanding disini.

Gw bersyukur Tuhan kasih teman-teman baru disini yang juga mulai memberi warna baru dalam perjalanan hidup gw, yang juga ikut memproses hidup gw. Tiga penatua K Roy, K Nathan, K James. Temen komsel K Dedy, K Ellen, K Andrian (yg bentar lg mungkin ga bisa ketemu sesering dulu =p). Temen-temen di Ipro yg ga jelas, gokil, unik semua Agung, Rey, Handayani, Santo, Meimei, k David, Hendi, K Theis, dll. Temen-temen staff pengabdi yg luar biasa K Ony, K Nanto, K Shanty, K Putu, K Join, K Stenlie, Iwan, Kamlijan, dll, dan teman-teman di GPI Impact Community yang lain LOLITA (tuh udah disebut hahaha), Annie, K Santi S, K Alai, K Diana, dan semua yang ga mungkin disebut satu persatu…hueheheheh… =p

Ya ke depannya gw yakin masih banyak hal yang Tuhan akan bukakan buat hidup gw. Panggilan dan mimpi gw di dunia entertain, dunia malam, dan dunia anak muda yang semakin dipertajam harus terus gw kejar dan usahakan sampai bisa digenapi. Bersama Tuhan dan komunitas sejati gw pasti bisa.

Satu hal yang paling me-rhema bagi gw adalah kita ga bisa memilih kemana Tuhan mengirim kita, komunitas mana yang jadi keluarga kita, orang seperti apa yang jadi otoritas kita, situasi dan kondisi apa yang harus kita hadapi. Tapi kita selalu punya pilihan untuk meresponinya dengan cara yang benar atau cara yang salah. Karena ketika kita memilih respon yang benar, pasti akan menghasilkan hasil yang baik. Tuhan sanggup mengubah apa yang buruk di mata kita, menjadi baik. Yang Dia butuhkan cuma respon yang benar dari kita.

God bless….


TAGS Ipro Batam Impact Community


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post